H. Muhammad Farhan
Muhammad Farhan lahir di Klaten pada tahun 1960-an, putra dari pasangan almarhum Sayid Usman dan almarhumah Farikhatun. Kedua orang tuanya masyarakat ‘aam namun cukup dekat dengan para ulama, salah satunya almarhum KHR. Muhammad Sofwan Klaten (guru Hadlorotussyaikh KH. Mufid Mas’ud ketika ngaji di Mamba’ul Ulum Klaten). Karena kedekatannya dengan ulama, orang tua Ustadz Farhan yang dikaruniai 7 orang anak mempunyai pemikiran bahwa bila anaknya diberikan pendidikan pessantren akan sangat menghemat biaya (karena hidup di pesantren sangat murah apalagi pesantren al-Qur’an hanya sekali beli al-Qur’an dapat untuk mengaji selamanya). Hasilnyapun tentu akan menjadi orang pilihan. Ilmu yang didapat adalah ilmu yang dapat paling tidak bisa bermanfaat bagi dirinya, baik di dunia maupun di akhirat, syukur-syukur bisa bermanfaat bagi orang lain.