Ya.. tulisanku kali ini bertema “Aku ingin seperti mereka” tak lebih. Hanya saja akupun sadar ketika aku belum seperti mereka padahal waktu sudah berlebih itu adalah keinginanNya. Sama seperti arah angin berhembus dan jatuh bergugurannya daun jati adalah bagian dari keinginanNya. Mungkin kalimat dari abu nawas mewakili perasaanku. Tuhan… aku tak layak di surgamu, tapi sungguh aku terlalu rapuh untuk kau taruh di nerakaMu. Jadi bolehkan aku hanya di pintu surgamu Tuhan??? Aku ingin berkeluarga, aku ingin menggendong putra seperti teman-temanku. Ikhtiyar lahir dan batin kurasa sudah kulakukan semua. Tetapi masih ‘belum’. Aku bukan dari mereka yang mempertanyakan keadilan tuhan atas umatnya, aku bukan dari mereka yang mengingkari ‘nikmat mana yang masih kau dustakan’, aku bukan bagian dari mereka yang selalu haus akan nikmat dunia. Aku hanya ingin seperti kanjeng nabi yang berkeluarga, sehingga bisa belajar bab baru dalam sisa umurku. Meski terkadang hawa nafsu nafsiyahku juga mew...